Pergerakan dan katup-katup kecil

Bookmark and Share
Sahabat, masih terdengar riuh semangat pemuda kala waktu yang lampau ketika tampuh pemerintahan Indonesia telah mencapai titik nadir takhtanya. Pemuda dalam hal itu mahasiswa benar-benar melaksanakan fungsinya sebagai motor penggerak perubahan, sebagai agen of change yang merubah tatanan berkehidupan kebangsaan yang diharapkan lebih baik tentu dari hari yang lain.


Kini sahabatku, memasuki peradaban baru manusia di tahun 2012 mahasiswa yang merupakan pemuda dan pemudi bangsa kembali di harus di pacu bergerak dan menyatukan diri memperbaiki republic yang kian terpuruk ini, mengingat di tahun-tahun sebelumnya mahasiswa bergerak sendiri-sendiri bagaikan katup-katup kecil yang jika meledak sendiri juga. ledakannya hanya membuat gatal dan ketika digaruk maka hilanglah rasa gatal terebut. Para mahasiswa pun kembali tengelam dalam katupnya masing-masing dengan jalan masing-masing.

Merenungi berbagai masalah yang mengganggu negeri ini mulai dari korupsi, kolusi, nepotisme, kejahatan Ham dan sebagainya kita melihat pemerintah kurang bisa di harapkan bahkan, alat-alatnya pun palah balik menyerang alias senjata makan tuan. Hal ini ditandai dengan maraknya indakan represif yang dilakukan oleh oknum aparat yang kurang bertanggung jawab. Banyak sekali isu-isu yang memanas di tahun 2011 lalu dan apakah akan terulang kembali?

Mengenai masalah korupsi, sahabatku merupakan masalah yang sangat krusial yang mendarah daging dan tak akan mungkin bisa di hapuskan. Jalan satu-satunya adalah memotong jalur regrenerasi munculnya korupsi yaitu dengan menjadi pemuda yang anti korupsi hari ini dan yang akan datang menurunkan sifat anti korupsi ke anak-anak, anak didik dan murid ataupun generasi penerus lainnya tidak usah terlalu menggebu-gebu memperingatkan para koruptor mereka tidak akan pernah berubah kecuali mendapat hidaya dari Tuhan .tapi, buatlah katup yang besar dan ketika meledak generasi penerus berikutnya benar-benar akan hilang dari korupsi.

Kemudian isu yang muncul lainnya adalah kapitalisme, merupakan suatu ajaran bahwa pemilik modalah yang menguasai pasar dan rakyat tidak terlalu mendapat untung dari sistem ini, kapitalisme modern di Indonesia berbentuk penanaman modal asing, dan bangsa asing lah yang kemudian memaikan peranannya dalam mengutak-atik perekonomian Indonesia, kemudian tampak bahwa kita di jajah dengan modal itu sendiri. Sahabatku para pemuda kita kuat, kita banyak dan kita cerdas, cara menghancurkan kapitalisme adalah membangun peluang usaha membantu sesame dengan memperkuat perekonomian mikro dan makro. industry rumahan dan lainya sudah mampu bangsa ini buat apalagi Cuma penyulingan minyak ataupun penambangan emas sejak dari jaman kuno kita memang penambang emas bukan Cuma seorang pelaut. Ledakan besar lagi yang kemudian akan mencengangkan dunia. Emas adalah logam mulia yang universal dan itu terkandung banyak di Indonesia sebagai cadangan kekayaan yang luar biasa.

Masalah lahan dan tindakan represif, sahabatku para mahasiswa yang cerdas. Saya ini hanyalah orang bodoh dan kaku dalam berbicara namun saya piker masalah ini adalah masalah yang gampang di tangani, daripada repot-repot merenovasi WC saya piker lebih baik membangun perumahan untuk masyarakat yang trensmigrasi, rumaha yang layak tentunya, dari pada boros-boros buat gedung kantor DPR-MPR lebih baiknya digunakan membangun jalan dan infrastruktur lainnya di daerah tertinggal dan membuat rumah serta sekolah yang memmadai bagi masyarakat tergusur, hal ini tentu kan lebih bermanfaat uang rakyat kembali kerakyat tidak justru membuat perut pejabat tambah gemuk. Tentu saja dengan prosedur pelaksanaan yang anti KKN.

OK sahabatku bersatulah dalam katu yang besar dan buatlah ledakan yang besar. Merdeka bangsaku !!

---------------------------------------------------------------------------------------------------------
Jika artikel ini bermanfaat tolong komentarnya dan jangan lupa share ya :)





{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Poskan Komentar